Beda Jenis Kulit Beda Juga Cara Perawatannya Lho. Yuk, Kenali Jenis Kulit Agar Tidak Salah Merawatnya

Jenis kulit dan cara merawatnya

Yuk, Kenali Jenis Kulit dan Cara Merawatnya Hai sahabat Cantik, kali ini kita akan membahas tentang jenis-jenis kulit wajah dan cara merawatnya. Kondisi kulit setiap manusia itu berbeda, karena gen di tubuh Anda berperan penting dalam penampilan kulit. Tapi perubahan homon, kebiasaanya hidup dan lingkungan juga mempengaruhi kondisi kulit.

Makanya, memahami jenis kulit adalah langkah awal merawat wajah dengan benar. Pastinya, dengan mengenali jenis kulit yang dimiliki, Anda bisa menentukan rutinitas perawatan kulit yang tepat dan sesuai.

Secara umum, jenis kulit terbagi menjadi 5 yaitu kulit normal, kering, berminyak, kombinasi dan sensitif. Tentunya, masing-masing jenis kulit memiliki kebutuhan yang berbeda pula. Berikut ini ulasan tentang jenis kulit dan cara merawatnya.

1. Kulit normal

Jenis kulit dan cara merawatnya
kulit normal

Jenis kulit ini tidak memiliki banyak masalah, dan cenderung mudah dirawat. Minyak (sebum) yang dikeluarkan pun seimbang, tidak terlalu berlebih atau kurang. Kulit wajah normal tidak terlalu sering mengalami masalah bila melakukan perawatan yang tepat.
Kelembaban dan keelastisitasan kulit normal selalu terjaga, kulit juga terassa segar, lembut, pori-pori kulit nyaris tidak terlihat, tidak kusam maupun kering, dan produksi minyak pada kulit juga wajar.
Namun, kulit normal tetap harus dirawat agar selalu bersih, kencang, lembut dan segar. Cukup dengan menjaga kebersihan kulit wajah dan jangan lupa untuk selalu memberikan pelembab. Kalau tidak, kekenyalan dan kelembaban kulit normal akan terganggu, dan terjadi penumpukan kulit mati dan kotoran dapat menyebabkan timbulnya jerawat maupun komedo.

2. Kulit berminyak

Jenis kulit dan cara merawatnya
kulit berminyak

Pada kulit berminyak, produksi minyak di wajah tidak terkontrol sehingga mudah lengket, kotor, dan terlihat mengkilat. Kondisi ini juga sering diperburuk oleh perubahan hormon dalam tubuh, atau dengan terlalu banyak memakai produk-produk yang mengandung alkohol. Anda mungkin mengalami masalah penyumbatan pori-pori serta titik-titik hitam, atau pori-pori yang membesar di sekitar area T-zone.
Untuk mengatasinya, sebaiknya Anda jangan terlalu sering membilas kulit muka, karena cara ini hanya akan menyebabkan produksi minyak di kulit wajah Anda meningkat. Gunakan pembersih ringan khusus kulit berminyak, lalu dilanjutkan dengan memakai serum non-comedogenic atau losion berbahan dasar gel.
Mungkin menggunakan pelembap pada kulit berminyak terdengar aneh, akan tetapi hal ini penting untuk mengembalikan keseimbangan kulit. Kertas penyerap minyak juga bisa membantu menghilangkan kelebihan minyak pada siang hari dan penggunaan clay mask mingguan akan mengangkat keluar kotoran di wajah.

3. Kulit kering

Jenis kulit dan cara merawatnya
kulit kering

Kulit kering terjadi ketika kemampuan lapisan luar kulit kering untuk mempertahankan tingkat kelembaban yang stabil tidak seperti kulit normal. Kadar minyak (sebum) yang dikeluarkan sangat kurang sehingga kulit menjadi tidak elastis, nampak kasar, kusam dan mudah berkeriput. Kulit kering ditandai dengan pori-pori yang sangat kencang/kecil, kulit kasar dengan garis-garis yang terlihat dan titik-titik merah.
Gantilah produk pembersih wajah dengan susu pembersih ringan. Menggunakan pelembab dengan SPF tinggi mampu mencegah kerusakan akibat sinar matahari yang dapat menyebabkan kulit kering, gunakan pelembab yang mengandung urea dan asam laktat. Mandi dengan air panas akan membuat kulit semakin kering, jadi gunakan air yang tidak terlalu panas.

4. Kulit kombinasi

Jenis kulit dan cara merawatnya
kulit kombinasi

Kulit kombinasi merupakan perpaduan antara kulit kering dan berminyak. Kebanyakan wanita myang tinggal di iklim tropis memiliki kulit jenis ini. Kadar minyak pada kulit kombinasi tidak tersear dengan rata. Pada bagian wajah tertentu, biasanya di daerah T, kulit cenderung berminyak, namun di bagian yang lain kulit terasa kering atau normal.
Cara merawat kulit kombinasi cukup rumit, gunakan produk yang berbeda untuk bagian-bagian wajah tertentu. Gunakan gel ringan dan produk-produk penyerap minyak yang dapat mengatasi kondisi kulit berminyak di daerah T-zone yang berminyak, dan krim pelembab yang kaya vitamin di bagian wajah yang lainnya.

5. Kulit sensitif

Jenis kulit dan cara merawatnya
kulit sensitif

Kulit sensitif ini terasa sangat kering, terasa ketat dan mudah iritasi. Biasanya kulit sensitif memiliki tekstur yang mudah memerah di beberapa bagian, dan terasa tipis dan gatal, dan sangat peka terhadap lingkungan ataupun produk-produk kecantikan.
Untuk merawat kulit sensitif harus sangat behati-hati. Hindari produk-produk yang mengandung parfum atau bahan-bahan keras untuk perawatan ’anti-ageing’. Lakukan rutinitas perawatan kulit yang sederhana dan telah cocok untuk menghindari reaksi alergi yang tidak perlu.

Jadi Anda memiliki jenis kulit yang mana? Gunakan produk perawatan kulit sesuai kebutuhan agar kulit wajah senantiasa sehat dan cantik terawat, serta terhindar dari masalah atau penuaan dini. Baca juga tanda-tanda penuaan dini ya.

Semoga informasi ini bermanfaat.

 

 

(Visited 537 times, 1 visits today)
Please follow and like us:
0

1 Trackback / Pingback

  1. Kenali Tanda Awal Penuaan dan Cara Mengatasinya - Cantik Sehat Kita

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.